AGEN WORLD CUP - Nah, karena memang toilet ini berkaitan erat dengan tempat pembuangan ‘limbah’, maka sanitasi toilet sering sekali terabaikan. Mungkin dalam benak kita, untuk memperoleh sanitasi yang baik akan membutuhkan biaya yang besar sekali.
Persepsi ini keliru. Biaya besar memang
akan membuat toilet Anda tampak indah, tapi belum tentu sanitasinya.
Baik tidaknya sanitasi pada toilet tidak bergantung pada seberapa indah
toilet Anda.
Berikut tips dari petugas kebersihan untuk kamar mandi anda :
Ventilasi. Ini adalah hal terpenting dari
toilet. Jangan biarkan toilet Anda tanpa ventilasi. Jika ternyata memang
tidak berventilasi, pastikan toilet Anda memiliki exhaust fan.
Bau kotoran. Bau menandakan keberadaan kuman. Escherichia coli adalah kuman pembusuk yang menimbulkan gas H2S.
Bau kencing. Urine kita memiliki kandungan amoniak. Ini merupakan zat beracun dan sangat tidak baik jika terhirup,
bukan saja karena aromanya yang menyengat, tapi juga amoniak sangat
beracun untuk pernafasan.
Sanitasi air. Pada beberapa air yang pernah
saya temui, ternyata memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi.
Karakteristiknya adalah muncul noda-noda seperti karat pada dinding
kamar mandi.
Jangan menggunakan cairan pembersih kamar mandi secara berlebihan. Cara kerja cairan pembersih itu selain
mengangkat noda, juga membunuh kuman. Apabila digunakan berlebihan, maka
kuman pada saluran air dan septic tank akan mati sehingga proses
pembusukan kotoran akan menjadi terhambat. Akibatnya, saluran air Anda
akan terhambat, cepat penuh, dan sebagainya. Gunakan secukupnya.
Gunakan soda api. Cara kerja soda api
adalah dengan merangsang pertumbuhan bakteri pembusuk di saluran
pembuangan sehingga saluran air tetap lancar. Gunakan 1x seminggu hingga
1x sebulan.
Sikatlah kamar mandi Anda secara rutin tiap hari. Kita tidak pernah tahu kuman apa saja yang berada di kamar mandi.
Lumut. Jangan biarkan kamar mandi Anda
berlumut. Lumut akan menguraikan dinding Anda menjadi tanah sedikit demi
sedikit.
Sumbatan. Pastikan saluran air Anda tidak
tersumbat oleh benda-benda ‘aneh’ seperti sikat kamar mandi, sikat gigi,
sabun, pasta gigi, shampoo, botol, batu, sendal, sepatu, dan
sebagainya.
Pintu kamar mandi. Gunakan pintu kamar
mandi yang terbuat dari bahan tidak basah dan tidak menyerap air seperti
bahan fiber. Hindari pemakaian pintu kamar mandi yang terbuat dari
bahan kayu.
Gunakan air, bukan tissue, untuk
membersihkan diri Anda sehabis menggunakan toilet. Tidak ada yang bisa
menggantikan fungsi irigasi air dalam membersihkan.
Hindari adanya kolong-kolong di kamar mandi. Sumber kolong ini banyak berasal dari bathtub, meja hias, dan sebagainya.
Gunakan kapur barus atau pewangi kamar
mandi yang ramah lingkungan untuk menghilangkan bau yang tak sedap. Anda
bisa juga menggunakan minyak aromaterapi yang baik untuk kesehatan.
Semua wewangian ini tidak disukai oleh bakteri dan makhluk-makhluk
pengurai lainnya (kecoa, lipan, dan sebagainya).
Bisa juga dengan menyiramkan kaporit, karena kaporit sangat ampuh membunuh kuman yang ada di dalam kamar mandi.(Rw)
No comments:
Post a Comment