AGEN JUDI CASINO ONLINE - Tak banyak bicara dan memilih bungkam. Itulah yang dilakukan Irwindy alias Windy alias Dudus saat dihadapkan kepada wartawan di Gedung BNN Kalsel saat ditanya soal asal 5,8 kilogram sabu.
Windy mengatakan apa yang diungkapkan Kepala BNN Kalsel Agus Manalu sudah benar. "Sama dengan penjelasan bapak tadi," ucapnya sambil melirik Agus yang ada di sampingnya. Dia menyebut asal barang haram itu dari Jakarta. Windy mengaku pemain baru dalam menjadi pengedar narkoba. "Baru satu tahun," cetusnya meninggalkan ruangan.
Tertangkapnya Rudy dan Windy membuat sejumlah rekan sepermainan keduanya kaget.
Mereka tidak menyangka kakak beradik yang tinggal di Jalan Dahlia Gang Budaya itu jadi pengedar besar.
"Keduanya orang baik dan pendiam tidak menyangka jadi pengedar narkoba," tutur salah satu teman Rudy dan Windy minta namanya tidak dikorankan.
Setahu dia, Windy merupakan pedagang handphone bekas dan aksesori yang pernah sukses di Pasar Tungging, Belitung Darat. "Dia dulu pedagang Hp, lumayan laku dan mampu hidup seperti orang kebanyakan," jelas dia.
Selepas tidak lagi menjual handphone bekas, dia mengaku tidak lagi mengetahui pekerjaan dua kakak beradik itu. Lelaki berperawakan kurus itu heran melihat gaya hidup keduanya yang berubah drastis. Khususnya Windy yang memiliki banyak mobil.
"Kami sudah lama tidak pernah bercengkrama. Saya terkejut Windy sering naik mobil mewah. Ternyata dia sudah sukses," pungkasnya.(Rw)
WWW.ASIABOLABET.COM
No comments:
Post a Comment